Saturday, 15 September 2012

MENGUBAH FOTO MENJADI GAMBAR KARTUN / ANIME / VECTOR

Okee, kali ini saya akan mencoba mengajak teman – teman semua untuk belajar bersama  dalam mengubah foto menjadi gambar anime / gambar kartun / gambar vector menggunakan corel Draw. Di sini saya tak bermaksud menggurui, karena saya juga masih dalam tahap belajar… hhehe jadi harap maklum kalo ada salah – salah dalam menjelaskan, ehh saya jadi malu padahal yang baca udah pada lebih pandai daripada saya.. Tapi mungkin tiada salahnya jika saya mencoba memberi  tutorial, semoga tutorial ini bermanfaat bagi diri saya dan bagi yang membacanya… :)

Yukk mari kita awali dengan berdo’a… Bismillahirrohmanirrohiim..

Pastikan punya aplikasi CorelDraw, disini kita menggunakan CorelDraw versi X4.

Setelah membuka aplikasi CorelDraw maka kita meng-import foto atau gambar yang akan kita ubah menjadi kartun, yaitu dengan cara klik file >> import. Kemudian pilih lokasi dimana foto yang akan digunakan, pilih foto format  JPG atau JPEG yaa… Setelah itu klik dan seret gambar berbentuk siku – siku untuk meletakkan foto.


Tool yang paling berperan dalam mengubahfoto menjadi kartun yaitu Bezier yang terletak di sebalah kiri. Di sini yang pertama dikerjakan bagian muka yaitu mata, karena bentuknya yang kecil dan sedikit rumit..
Klik tool Bezier, buatlah garis dengan cara klik di sekitar tepi mata hingga membentuk garis (ingat, garis adalah sekumpulan titik yang terhubung) titik awal yang terhubung dengan titik akhir akan membentuk objek berbentuk mata. 



Lanjutkan kebagian muka yang lain seperti bibir dan alis seperti cara yang tadi. Diwarnai juga yaa… Bentuknya memang masih kelihatan ngeri yaa, tapi santai saja perjuangan mempercantik gambar masih berlanjut… hhehe


Kemudian untuk membuat garis membentuk hidung maka dilakukan dengan tetap menggunakan tool Bezier, tetapi caranya sedikit berbeda yaitu hanya membentuk garis di tepi hidung tanpa menghubungkan titik awal dan titik akhir ( ingat, jangan dihubungkan !!!). Setelah itu klik objek berbentuk hidung tadi agar aktif..


Setelah aktif, maka klik tool artistic media untuk memperindah garis hidung.

Setelah klik objek hidung dan klik tool artistic media maka akan muncul pilihan bentuk garis artistic. Pilihlah garis yang ujung dan pangkalnya runcing..


Maka garis hidung akan tampak lebih indah, setelah itu berilah warna peach.


Okee, kemudian membuat objek muka yaitu dilakukan seperti cara membuat objek mata tadi (titik awal dan titik akhir dihubungkan). Klik objek mata, alis, hidung dan bibir klik kanan kemudian letakkan di depan objek muka dengan cara klik kanan order >> in front of … Letakkan didepan objek muka,  kemudian beri warna sand. Sehingga akan tampak sebagai berikut…. Taraaaa sudah kelihatan bentuknya….  Asiik


Lanjutkan membuat objek jilbab, jari tangan, dan baju seperti cara yang tadi. Untuk memperindah dan mempercantik gambar maka berilah garis - garis lekukan dengan Bezier dan artistic media. Temen – temen dapat memilih ukuran ketebalan garis dengan cara menaikkan dan menurunkan ketebalan sesuai kebutuhan.

Setelah berjuang dalam mengubah fotomenjadi gambar kartun maka inilah hasilnya teman – temaaan…

Alhamdulillah….. Ternyata cara mengubah foto menjadi gambar kartun / anime / gambar vector itu mudah kaaan ??
Pada gambar yang telah kita buat tersebut masih kurang rapi, karena masih terdapat garis tepi /outline/ border pada masing-masing objek, untuk menghilangkan garis tepi tersebut silahkan baca artikel ini : Cara Menghilangkan Garis Tepi/ Outline Pada Objek

Info jasa mengubah foto menjadi gambar kartun / vector / anime :
085643748313

Semoga bermanfaat :)

Tuesday, 17 April 2012

Metode Analisis Image Forensics


                Saya mendapat ide untuk menulis tulisan ini ketika beberapa hari yang lalu saya akan ujian mata kuliah komputer forensik dan merasa kesulitan untuk menemukan tulisan tentang metode dalam menganalisis image forensics atau analisis keaslian foto (yaah, ketauan curhat nih). Daripada saya lupa, jadi lebih baik saya tulis di blog ini, siapa tau teman – teman yang lain juga membutuhkan. Yuk langsung simak tulisan di bawah ini...hehe
Terkadang kita merasa kesulitan dalam membedakan antara foto yang asli dan yang palsu, seperti halnya yang sering diberitakan dalam infotainment tersebarnya foto – foto artis yang sedang ber pose bugil. Seperti halnya berita yang akhir – akhir ini sedang hangat diperbincangkan di berbagai media bahwa seorang artis bernama Nikita Willy berfoto di atas ranjang bersama kekasihnya yang seorang pemain sepak bola Diego.. Nah, untuk memastikan bahwa suatu foto tersebut asli atau merupakan hasil rekayasa maka dapat dilakukan analisis terhadap image, yaitu sebagai berikut :
Terdapat dua metode analisis terhadap foto yaitu analisis metadata dan analisis piksel atau analisis pixel.
1.       Analisis Metadata
Analisis metadata merupakan analisis terhadap informasi yang terdapat pada file foto. Analisis metadata dapat di bedakan menjadi 2 berdasarkan sifat yang dimilikinya yaitu metadata intrinsik dan metadata ekstrinsik.
a.    Metadata Intrinsik adalah analisis terhadap informasi pada foto dengan sifat yang masih asli dan tidak dapat diubah atau dimodifikasi. Informasi yang terdapat pada metadata intrinsik yaitu meliputi format file, kedalaman bit, color space.
b. Metadata Ekstrinsik adalah analisis terhadap informasi foto yang dapat diubah atau dimodifikasi. Informasi yang terdapat dalam matadata ekstrinsik yaitu tanggal/ waktu pengambilan foto, ukuran foto serta nama pemilik.
2.       Analisis Piksel / pixel
Analisis piksel merupakan analisis terhadap piksel – piksel pada foto. Analisis Piksel dibedakan menjadi 4 yaitu analisis perbesaran foto, analisis cahaya, analisis warna, analisis grayscale.
a.    Analisis perbesaran foto dilakukan dengan cara melakukan zoom terhadap foto, memeriksa kualitas foto dengan mengamati piksel – pikselnya, apabila terdapat piksel yang berpotongan antara objek yang satu dengan objek yang lain maka foto tersebut merupakan hasil penggabungan dengan beberapa foto.
b.  Analisis cahaya foto dilakukan dengan cara mengamati cahaya antar objek, jika terjadi perbedan yang menyebabkan kejanggalan, maka foto tersebut merupakan hasil editan.
c.      Analisis warna foto dilakukan dengan cara mengamati warna antar objek yang terdapat pada foto, jika warna antara objek dengan lingkungan sekitarnya terlalu kontras maka foto tersebutmerupakan hasil editan.
d.    Analisis grayscale foto dilakukan dengan cara mengubah foto ke mode grayscale atau hitam putih karena foto yang berada pada modus tersebut lebih mudah untuk dilakukan pengamatan terhadap piksel – pikselnya.